Pemuda Pancasila Gelar Doa Bersama untuk Kesatuan dan Kemajuan Bangsa
Menurutnya, kegiatan religi penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di kalangan anggota.
Hal ini juga selaras dengan arahan Ketua Umum Pemuda Pancasila yang mengusung semangat perubahan dengan slogan “dari haram ke sajadah”.
“Ada makna tersendiri bagi Pemuda Pancasila. Kami harus kembali kepada jati diri,” tegas Ilyas.
Acara malam itu turut dihadiri oleh Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf dari Majelis Ta’lim Zaadul Muslim. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam gelaran yang dipenuhi lantunan salawat dan doa bersama tersebut.
Ilyas juga menegaskan pentingnya peringatan hari-hari bersejarah seperti Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda.
Menurutnya, kedua momentum tersebut sangat bermakna bagi eksistensi Pemuda Pancasila sebagai organisasi kepemudaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
“Kamj tidak boleh melupakan sejarah. Kedua tanggal itu sakral bagi Pemuda Pancasila. Semua kader harus terus merapatkan barisan untuk menjaga Pancasila dan nilai-nilai perjuangan bangsa,” tuturnya. (jlo/jpnn)
Pemuda Pancasila gelar doa bersama di Tugu Proklamasi, ajak elemen bangsa jaga persatuan dan kemajuan Indonesia.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Maulid Nabi, Mardiono Serukan Kembalinya Kedaulatan Ekonomi ke Tangan Rakyat
- Doa Bersama Awali Jamuan Rakyat 'Semarak Merah Putih'
- Peringati Satu Tahun Tragedi Maut Pendopo, Mahasiswa Garut Gelar Doa Bersama dan 'Melawan Lupa'
- Aset Ketum Pemuda Pancasila yang Disita KPK Disebut Berasal dari Gratifikasi
- Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama Lintas Agama & Santunan di Balikpapan
- Kasus IUP Kukar, KPK Periksa 8 Saksi: Rita Widyasari hingga Japto
JPNN.com




