Pemulihan Bencana Sumatra Diprediksi Selesai 3 Tahun
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menilai, proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun.
Dody Hanggodo memperkirakan ketiga provinsi tersebut bisa pulih paling cepat dalam waktu 2 tahun, namun secara realistis pemerintah menyiapkan rencana pemulihan hingga 3 tahun ke depan.
"Paling cepat (pulih) 2 tahun. Itu paling cepat. Tapi di dalam proposal rencana kita ke Bappenas, kami bikin 3 tahun," kata Dody dikutip Sebtu (17/1).
Dody menerangkan, lamanya waktu pemulihan dipengaruhi oleh beragam pekerjaan infrastruktur yang terdampak, mulai dari sektor jalan dan jembatan hingga sumber daya air.
Sebab, sejumlah proyek fisik membutuhkan waktu lebih panjang dan tidak bisa diselesaikan secara cepat.
Dia mencontohkan pembangunan sabo dam, cekdam (check dam) yang memerlukan proses bertahap, penanganan ruas Tarutung-Sibolga yang juga memakan waktu, hingga pemulihan Jalan Tol Lembah Anai yang diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua tahun.
"Jadi ada beberapa pekerjaan fisik yang memang tidak bisa cepat (selesai)," ujarnya.
Justru prioritas awal Pemerintah saat ini adalah memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal dengan membuka akses wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Pemerintah menyebut proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun.
- Pascabencana Sumatra, 98 Persen Masjid Telah Berfungsi
- UMB Kirimkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Agam Sumatera Barat
- Banjir Bandang Menerjang 2 Kecamatan di Jember, 1 Warga Hanyut
- Gerak Cepat, Taruna Akpol Selamatan Anak Hanyut di Aceh Tamiang
- Jan Prince Permata Sebut Ketidakadilan Akar Bencana Ekologis di Indonesia
- Seluruh Jalan Nasional 3 Provinsi Terdampak Bencana Berfungsi Normal
JPNN.com




