Pendaki Gunung Muria Alami Patah Tulang Kaki Setelah Terjatuh ke Jurang
jpnn.com - KUDUS - Seorang pendaki terjatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur pendakian Argopiloso, Gunung Muria Kudus. Korban bernama Jonathan (20), warga Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami patah tulang kaki.
BPBD Kabupaten Kudus bersama tim gabungan telah mengevakuasi korban. "Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penangulangan Bencana Daerah Kudus Any Wilianti di Kudus, Kamis (14/5).
Any menjelaskan peristiwa bermula saat tiga pemuda melakukan pendakian tektok menuju puncak Argopiloso untuk melihat matahari terbit. Ketiganya berangkat dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB menggunakan dua sepeda motor.
“Sesampainya di kawasan wisata Rejenu sekitar pukul 03.10 WIB, mereka langsung mendaki menuju puncak Argopiloso," ungkapnya.
Saat tiba di tanjakan di atas Pos IV, Jonathan diduga mengalami kelelahan.
Ketika melewati tanjakan akar pohon, korban kehilangan konsentrasi hingga terjatuh ke dalam jurang.
Dua rekan Jonathan, yakni Akbar Fachri Fachruddin dan Zaki, sempat memanggil korban dan masih mendapatkan respons dari dalam jurang.
Selanjutnya, salah satu rekan korban turun ke basecamp untuk melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, perangkat desa, dan BPBD Kudus.
Seorang. pendaki Gunung Muria mengalami patah tulang setelah terjatuh ke dalam jurang sedalam 40 meter.
- Banjir Merendam Lahan Pertanian 2 Desa di Parimo
- Banjir Rob Melanda 3 Desa di Rembang
- Petir Menyambar Lima Pendaki Gunung Monrolo Maros, Innalillahi
- Dunia Hari Ini: Jasad Pendaki Ditemukan saat Gunung Dukono Kembali Erupsi, Jalur Ditutup
- Seorang Pendaki Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
- Banjir Bandang Merendam 16.156 Rumah di Muratara, 1 Balita Meninggal Dunia
JPNN.com




