Pendapatan Pajak Kendaraan di Jabar Tembus di Atas Rp20 Miliar per Hari
jpnn.com, JAWA BARAT - Pendapatan sektor pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat menunjukkan tren peningkatan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebut penerimaan daerah kini stabil dan konsisten berada di atas Rp20 miliar per hari.
Diketahui, Bapenda Jabar menghadirkan berbagai kanal pembayaran yang memudahkan wajib pajak, di antaranya layanan digital New Sambara, Samsat Digital Mandiri, serta sinkorinisasi data melalui Arjuna.
Dedi mengatakan, penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor mengalami tren positif.
"Jadi setelah surat edaran yang saya lakukan, pendapatan pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat cenderung terus meningkat stabil dan meningkat, tidak pernah di bawah Rp20 miliar per hari," kata Dedi dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, rata-rata penerimaan pajak kendaraan bermotor pada Mei tercatat sebesar Rp20,13 miliar per hari, sementara pada Juni meningkat menjadi sekitar Rp20,74 miliar per hari.
Peningkatan pendapatan ini dipicu berbagai pengoptimalan layanan Samsat Keliling dengan mendatangi titik-titik keramaian hingga wilayah desa.
Inovasi lainnya mencakup layanan chatbot WhatsApp serta integrasi e-Samsat pada aplikasi Digi by bank bjb.
Pendapatan pajak kendaraan di Jabar meningkat dan stabil di atas Rp20 miliar per hari seiring inovasi layanan yang memudahkan wajib pajak.
- 8 Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanis, Dedi Mulyadi Pastikan Kertajati Siap Jadi Alternatif
- Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Jabar Terapkan Sekolah Daring
- 3 Mantan Kader Demokrat di Jabar Resmi Bergabung dengan NasDem
- Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
- Bea Balik Nama Kendaraan Bekas 2026 Gratis, Simak Syarat & Cara Mengurusnya
- Rakor Optimalisasi PAD Sumut, JR Dorong Penguatan Sinergi & Pelayanan Samsat
JPNN.com




