Pendiri Jababeka: Pengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi Butuh Terobosan Regulasi
jpnn.com, BOGOR - Pengembangan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru membutuhkan terobosan besar berupa diferensiasi regulasi dan insentif khusus untuk menarik minat investor.
Hal tersebut ditegaskan Founder & Chairman PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, Dr. (H.C.) S.D. Darmono, dalam sesi pembekalan Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi pada Sabtu (25/7).
Darmono menekankan hilirisasi di kawasan transmigrasi dan daerah 3T tidak bisa dicapai dengan pola pikir biasa. Beliau membeberkan rumus utama pembangunan kawasan yang berkelanjutan, yaitu sinergi tiga elemen penting: Restu, Waktu & Kebijakan.
Diperlukan ketepatan timing & policy, serta dukungan kesiapan infrastruktur dasar di kawasan transmigrasi, seperti: ketersediaan 7 infrastruktur utama seperti pelabuhan, jalan tol/aksesibilitas, bandara, air, listrik, gas, dan telekomunikasi untuk menarik minat investor. Kemudian diperkuat dengan adanya harmonisasi & pendidikan sumber daya manusia.
"Kunci utama untuk menarik investor ke daerah adalah regulasi yang ramah dan kepastian infrastruktur. Regulasi di luar Jawa tidak bisa disamakan dengan di Pulau Jawa, sehingga harus ada diferensiasi insentif agar pengusaha mau masuk dan membangun dari nol," ujar Darmono.
Dalam paparanya ia menekankan pentingnya kolaborasi ABG (Academician, Businessmen, & Government) serta kehadiran figur pemuda (champion) di lapangan yang siap mengawal perubahan di daerah. Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot agar berani bermimpi besar untuk kemajuan daerah, dimulai dari langkah-langkah kecil bersama masyarakat lokal dan bergerak cepat mengeksekusinya.
Salah satu peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Tahun 2026, Iqbal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menilai pembekalan yang diberikan telah memberikan pemahaman taktis sekaligus perspektif baru bagi para talenta muda yang akan bertugas di lapangan.
"Materi terkait Rantai Nilai dan Hilirisasi menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami para peserta, khususnya untuk memahami esensi rantai pemasaran komoditas. Sebagai kelompok yang berfokus pada pembentukan kelembagaan ekonomi daerah, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai alur distribusi pasar dari perspektif sektor swasta (private sector)," kata Iqbal.
Pendiri Jababeka menyebut regulasi luar Jawa harus dibedakan demi mendorong investasi di kawasan transmigrasi.
- Ciptakan Produktivitas Kawasan Transmigrasi, Kementrans Lepas 1.476 Anggota TEP 2026
- Transmigrasi Bukan Lagi Sekadar Pindah Penduduk, Mentrans: Kini Fokus Ciptakan Kawasan Ekonomi Baru
- Kementrans Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Kaltara, Perkuat SDM di Kawasan Perbatasan
- Konflik Lahan hingga Air Bersih, Menteri Iftitah Beber Masalah Mendasar Transmigrasi
- Dukung Kesejahteraan Warga, Kementrans Perkuat Pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang
- Wamentrans Viva Yoga Sebut Pemberdayaan Desa Wujudkan Asta Cita Masyarakat Sejahtera
JPNN.com




