Peneliti Independen Soroti Menguatnya Militer di Ranah Sipil Hingga Bongkar Dugaan Cetak Biru Elektoral 2029

Peneliti Independen Soroti Menguatnya Militer di Ranah Sipil Hingga Bongkar Dugaan Cetak Biru Elektoral 2029
Peneliti kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan Gian Kasogi (tengah) saat diskusi publik bertajuk “Remiliterisme dan Masa Depan Demokrasi Indonesia: Mendedah Reformasi Sektor Pertahanan, Supremasi Sipil, dan Ancaman terhadap Hak Asasi Manusia” yang digelar di Jakarta, Jumat (29/5/2026). Foto: Source for JPNN.com

Dia menyebutnya sebagai early warning bagi masa depan demokrasi Indonesia.

"Ketika pendekatan keamanan mulai digunakan untuk menyelesaikan urusan hutan, koperasi, pangan, sampai tambang, maka supremasi sipil, HAM, dan ruang demokrasi sedang diuji,” ujarnya.

Gian pun mempertanyakan apakah kelompok-kelompok sipil dan kekuatan politik lain akan terus terbuai oleh narasi stabilitas nasional, atau mulai menyadari adanya konsolidasi kekuasaan jangka panjang yang sedang berlangsung.

"Satu hal yang pasti, siapa yang menguasai cetak biru regulasi dan urat nadi geoekonomi, dialah yang selangkah lebih maju menuju puncak kekuasaan,” kata dia.

Sebagai informasi, diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber lain, yakni Kepala Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) Jaleswari Pramodhawardani, Direktur LIMA Indonesia Ray Rangkuti, analis sosial-politik Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun, dosen pascasarjana Universitas Nasional Firdaus Syam, Manajer Program Indonesia for Global Justice M. Aryanang Irsal, serta peneliti hukum dan litigasi strategis Saiful Hidayatullah.

Kegiatan itu turut dihadiri peneliti, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.(fri/jpnn)

Peneliti kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan Gian Kasogi menilai sedang terjadi perluasan kekuasaan sektor pertahanan dan militer secara sistematis.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News