Penerapan K3 yang Benar Kunci Tingkatkan Loyalitas dan Produktivitas Sawit
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumarjono Saragih menekankan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) ialah investasi strategis bagi industri.
Sumarjono menjelaskan perlindungan terhadap kesehatan pekerja akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi keberlanjutan sektor sawit nasional.
Penerapan K3 secara konsisten dinilai mampu meningkatkan produktivitas serta mendukung praktik perkebunan yang lebih bertanggung jawab.
“Khusus di sektor sawit, sebenarnya aspek K3 sudah menjadi bagian dari standar keberlanjutan,” ujar Sumarjono, Rabu (12/8).
Implementasi standar keamanan dinilai harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh rantai industri, mulai dari area perkebunan hingga pabrik pengolahan kelapa sawit.
Gapki mengharapkan skema perlindungan pekerja ini tidak hanya menyasar tenaga kerja korporasi, tetapi juga pada petani di perkebunan rakyat.
Dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia ini terus didorong oleh pemerintah melalui peran Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Salah satu inisiatif nyata yakni melalui Program Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit untuk meningkatkan kompetensi dan budaya K3.
Gapki menekankan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan investasi strategis bagi industri.
- PalmCo Rintis Proyek Kedelai 1.000 Hektare untuk Tekan Impor
- BPDP Hadir di JIFHEX 2026, Kenalkan Inovasi Produk Turunan Sawit dan Kakao
- 5 Tentara Dikeroyok Warga di Jambi, Simak Pernyataan Brigjen TNI Nyamin
- Margin Fee Ekspor Berpotensi Tekan Harga TBS, SPKS Minta Pemerintah Lindungi Petani
- 30 Perusahaan Raih IQSA Awards 2026, Penerapan K3 Berkelanjutan Terus Didorong
- Kadin Dorong Penguatan Aliansi dengan Negara Produsen Sawit
JPNN.com




