Penerimaan Pajak Semester I-2026 Tembus Rp1.035 T, Tumbuh 24,6 Persen dari Tahun Lalu
Sektor ini tumbuh 28,6 persen seiring dengan meningkatnya profitabilitas dunia usaha dan penghasilan masyarakat.
Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM juga mencatat kinerjanya yang mencapai Rp 380 triliun atau tumbuh 42,2 persen.
Hal ini dinilai sebagai indikasi kuat konsumsi domestik masih sangat resilien.
Secara sektoral, pertumbuhan penerimaan pajak ditopang oleh sektor perdagangan dan industri pengolahan.
Sektor perdagangan sendiri tumbuh signifikan sebesar 45,9 persen didorong kenaikan harga komoditas dan aktivitas digital.
"Jadi, ini menunjukkan memang betul-betul ada perbaikan di perekonomian," ujarnya.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan mengambil jalan pintas untuk meningkatkan pendapatan negara.
Fokus utama saat ini mengoptimalkan basis pajak yang sudah ada melalui disiplin pengumpulan.
Menteri Keuangan Purbaya melaporkan kinerja impresif pada sektor penerimaan perpajakan sepanjang semester I tahun 2026.
- Penunggak Pajak Siap-Siap, Tahun Depan Bakal Kena Tagih DJP
- Tekno Geologi UGM Gagas Formula Pajak Air Tanah Adil untuk Pemerintah & Pengusaha
- Selama Purbaya Jadi Menkeu, Tak Kan Ada Tax Amnesty
- Mulai Sekarang, Pegawai Kemenkeu Ikut Awasi MBG di Daerah
- Purbaya Buka–bukaan soal Keuntungan Penitipan Uang Pemerintah ke Bank Himbara
- DPR dan Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun ke 6 Persen di Tahun 2027
JPNN.com




