Penerimaan Taruna Akpol 2026, Polda Banten Pastikan Bebas dari Percaloan
jpnn.com, BANTEN - Polda Banten memastikan dalam penyelenggaraan proses penerimaan Taruna maupun Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 bebas dari praktik percaloan.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengatakan rekrutmen Akpol 2026 dilaksanakan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis alias betah.
"Seluruh proses rekrutmen berjalan dengan prinsip betah. Jadi, tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun serta tidak ada ruang praktik percaloan dalam seleksi," ucap Kombes Maruli, Selasa (9/6).
Menurut Kombes Maruli, keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan dari kemampuan masing-masing dalam mengikuti tahapan seleksi.
"Percayalah pada kemampuan diri sendiri, bukan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab," ungkap dia.
Dia membeberkan penerimaan Akpol 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler yang diselenggarakan Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.
"Ingat tidak ada jalur lain dalam penerimaan Akpol 2026 termasuk kuota khusus, karena peserta memiliki kesempatan sama untuk mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
"Kami berharap seluruh proses rekrutmen dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas," imbuh Kombes Maruli.(mcr34/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Polri memastikan penerimaan Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 bebas dari praktik-praktik percaloan.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Abdul Malik Fajar
- Pengamat Dorong Pemilihan Kapolri Berbasis Kompetensi dan Integritas
- Polisi Usut Kasus Pengeroyokan dan Penculikan di Banten
- Polda Banten Pastikan Korban Curanmor yang Hendak Ambil Kendaraan Tak Dipungut Biaya
- Bawa Senjata Api, Sindikat Curanmor Gasak 13 Motor di Banten
- 2 Pelaku Penipuan Ibadah Haji Khusus Mujamalah Bertarif Rp 450 Juta di Banten Tertangkap
- Latihan Kerja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
JPNN.com




