Pengakuan Korban Selamat Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Mengerikan
Selasa, 28 April 2026 – 08:33 WIB
Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek merobek gerbong belakang KRL di Stasiun Bekasi Timur. Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
"Tidak ada waktu untuk keluar, dan semua orang akhirnya terjepit di dalam kereta, berdesakan satu sama lain. Saya tidak tahu bagaimana keadaan orang yang berada di bawah saya," tuturnya.
Dia mengaku takut mati lemas dalam tumpukan manusia itu, dan khawatir beberapa orang yang terjepit di bawahnya tidak selamat.
"Syukurlah saya berada di atas, sehingga saya bisa dievakuasi dengan cepat," kata Sausan.
Dari keterangan awal pihak KAI dan sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa kecelakaan berawal dari sebuah taksi yang ditabrak KRL lain dari arah Cikarang ke Bekasi.
Hal itu membuat membuat KRL Kampung Bandan-Cikarang harus berhenti dan akhirnya ditabrak KA Argo Bromo Anggrek. (afp/jpnn)
Foto itu sedikit banyak bisa menggambarkan kejadian mengerikan tabrakan kereta api di Bekasi Timur.
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
BERITA TERKAIT
- Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat, Tembus 1,5 Juta Ton
- KAI Commuter Tembus 400 Juta Penumpang, Dirayakan Lewat Lomba Seni
- Perampok Sadis di Bekasi Ditangkap Polisi, Korban Terluka Parah
- Terlilit Utang, Pelanggan Nekat Rampok dan Aniaya Istri Bos Besi Tua di Cikarang Utara
- Damai Putra Group Luncurkan The New Hoshi, Harga Mulai Rp 1 Miliar, Banyak Insentif
- Soroti Penetapan Tersangka Masinis, Pengamat Minta Aparat Periksa Pejabat DJKA
JPNN.com




