Pengamat: Al Qaeda Sedang Tiarap Namun Masih Berbahaya

Pengamat: Al Qaeda Sedang Tiarap Namun Masih Berbahaya
Pengamat: Al Qaeda Sedang Tiarap Namun Masih Berbahaya
Pengamat: Al Qaeda Sedang Tiarap Namun Masih Berbahaya Photo: Serangan Al Qaeda yang paling dikenal dunia adalah peristiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat. (Sara K. Schwittek: REUTERS)

Serangan terbesar yang pernah dilakukan Al Qaeda adalah serangan yang dikenal dunia sebagai peristiwa 11 September tahun 2001 dimana beberapa gedung penting di Amerika Serikat termasuk World Trade Centre di New York dan Gedung Kementerian Pertahanan AS Pentagon di Washington, DC diserang.

Al Qaeda juga ingin mendirikan kekhalifahan Islam dari Yerusalem sampai ke Spanyol.

Tujuan mereka hampir sama dengan IS, juga karena IS sebelumnya mulai sebaagai Al Qaeda di Irak, sebelum kemudian karena adanya perbedaan ideologi membuat kelompok itu terpecah di tahun 2013.

Sejak itu, dunia internasional lebih mengenal serangan yang dilakukan IS ke beberapa negara Barat termasuk Australia, namun IS kehilangan seluruh wilayah yang dikuasainya di Timur Tengah di bulan Maret 2019.

Di saat kekuatan IS diserang oleh pihak koalisi yang dipimpin Amerika Serikat dan wilayah kekuasaannya di Irak dan Suriah menghilang, Al Qaeda diam-diam memperkuat jaringannya di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

"Al Qaeda berusaha menutupi kekosongan yang tercipta menyusul kalahnya ISIS," kata Professor Hoffman.

"Seluruh kegiatan yang diam-diam mereka lakukan menunjukkan adanya persiapan yang dibuat dimana di satu saat pemimpin mereka Ayman al Zawahiri akan menentukan saat yang tepat untuk bergerak lagi."

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News