Pengamat Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet Lewat Reshuffle

Pengamat Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet Lewat Reshuffle
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Efriza menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengevaluasi kinerja Kabinet Merah Putih melalui perombakan atau reshuffle guna meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional.

Menurut Efriza, tuntutan publik agar dilakukan reshuffle kabinet belakangan semakin menguat seiring munculnya sorotan terhadap kinerja sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah.

Dia mengatakan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Namun, keputusan tersebut idealnya didasarkan pada hasil evaluasi terhadap capaian kinerja, efektivitas koordinasi, serta kemampuan para pejabat dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Jika Presiden memutuskan melakukan reshuffle, banyak pihak berharap evaluasi dilakukan secara lebih luas terhadap sekitar 10 hingga 15 pejabat," kata Efriza, dalam keterangannya, Senin (13/7).

Menurutnya, perombakan dalam skala lebih besar dapat menjadi momentum konsolidasi pemerintahan sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis yang telah dicanangkan pemerintah.

Efriza menilai reshuffle tidak semata-mata bertujuan mengganti individu, tetapi juga memperkuat koordinasi antarkementerian, meningkatkan efektivitas kebijakan, serta memastikan seluruh kementerian dan lembaga bekerja sesuai target.

Dia menyebut sejumlah posisi yang kerap menjadi sorotan publik dan dinilai layak dievaluasi, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Kehutanan.

Kemudian, Menteri Desa, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Luar Negeri, Menteri Komunikasi dan Digital, Kepala Badan Gizi Nasional, Kapolri, serta Jaksa Agung.

Pengamat politik menilai reshuffle Kabinet Merah Putih diperlukan untuk memperkuat kinerja pemerintahan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News