Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Bertahap Berdasar Ranking Hasil Tes 2024
jpnn.com - MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sudah siap untuk mengusulkan pengangkatan PPPK Paruh Waktu bagi honorer yang tidak mendapatkan formasi pada seleksi PPPK 2024 tahap 1 dan 2.
Sebanyak 3.115 orang pegawai non-ASN atau honorer akan diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono mengatakan pengangkatan 3.115 honorer menjadi PPPK paruh waktu akan dilakukan secara bertahap atau disesuaikan kuota yang ada setiap tahunnya.
Misal nantinya ada formasi PPPK 2026, kata Taufik, maka ribuan pegawai non-ASN yang sebelumnya tidak lulus akan diusulkan secara bertahap tanpa mengikuti tes.
Dikatakan bahwa pengusulan itu akan mengacu rangking atau hasil tes PPPK 2024 tahap 1 dan 2.
Taufik menjelaskan, data masing-masing peserta seleksi PPPK 2024 beserta nilai tes sudah masuk database dan pengangkatan akan dilakukan secara bertahap sesuai formasi yang ada.
"Misalnya tahun 2026 ada kuota kita (Pemkot Mataram) akan angkat 500 orang, tanpa seleksi sesuai hasil rangking," kata Taufik Priyono di Mataram, Senin (4/8).
Perlu diketahui, batas akhir pengusulan pengangkatan PPPK Paruh Waktu akan ditutup pada 20 Agustus 2025.
Jadwal pengusulan pengangkatan PPPK Paruh Waktu sudah ditetapkan, ada pemda mengusulkan bertahap berdasar ranking hasil tes 2024.
- ASN PPPK Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Menyejahterakan Guru Indonesia
- 5 Berita Terpopuler: P3K PW Sebaiknya Diintegrasikan Menjadi PPPK, tetapi PGRI Ingin Pengangkatan PNS, Tidak Ada PHK
- Presiden Prabowo: Anak-anak Muda Jangan Semua Minta jadi ASN
- Guru Honorer Aman, Pemda Sudah Usul Ratusan Formasi PPPK 2026
- Pakar Mengulas PPPK dan P3K PW, Singgung Cara SBY Tuntaskan Honorer
- PGRI Dorong PPPK & P3K PW Diangkat PNS, Guru Honorer Ikut Seleksi CPNS
JPNN.com




