Mandiri Institute
Penguatan Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Dorong Resiliensi Kelas Menengah
jpnn.com, JAKARTA - Resiliensi ekonomi Indonesia di tengah dinamika global terus terjaga baik ditopang oleh solidnya konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Aktivitas ekonomi ini secara konsisten menjadi ”bantalan pelindung” yang efektif dalam meredam guncangan eksternal.
Namun, untuk menjaga motor penggerak utama ini, penguatan kualitas lapangan kerja bagi kelompok masyarakat di zona transisi dinilai mendesak guna mendorong mobilitas ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
Upaya ini diperlukan untuk menciptakan akselerasi yang bertumbuh secara inklusif di seluruh lapisan masyarakat.
Hasil analisis Tim Ekonom Bank Mandiri melalui Mandiri Institute menunjukkan, struktur demografi ekonomi Indonesia tengah mengalami pergeseran signifikan.
Tercatat, 86 juta orang atau 1 dari 3 penduduk Indonesia tergolong ke dalam kelompok Kelas Menengah Transisi atau Transitional Middle Class.
Kelompok yang mencakup Upper Aspiring Middle Class (AMC) dan Lower Middle Class (MC) ini memiliki karakteristik mobilitas yang sangat dinamis namun rentan.
Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, dinamika di kelompok transisi ini menjadi tantangan bagi penguatan struktur ekonomi nasional.
Dalam kajian Mandiri Institute, kualitas pekerjaan menjadi pembeda utama antara kelas menengah transisi dengan kelompok di atasnya
- Olok-Olok Prabowo soal Dolar Berakibat Fatal
- Melihat Bahaya Gas Metana di TPST Bantargebang
- AHY Memastikan Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tak Memberatkan Masyarakat
- Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sukses Sulap Limbah Kayu Pantai Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor
- Dari Ibu Rumah Tangga Jadi Pahlawan Finansial Keluarga Bersama PNM Mekaar
- FKS Group & Pelindo Multi Terminal Berdayakan UMKM Surabaya Lewat TJSL
JPNN.com




