Penjelasan Danone soal Isu Label Sekunder AQUA
Beberapa pengamat komunikasi menilai, isu ini menunjukkan pentingnya membaca konteks visual secara utuh, terutama dalam era distribusi informasi digital yang kerap memotong sebagian elemen untuk memperkuat narasi tertentu. Pemotongan visual tanpa melihat keseluruhan desain dinilai berpotensi memunculkan persepsi yang tidak lengkap.
Di sisi lain, perhatian dari lembaga perlindungan konsumen dan anak tetap dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga praktik komunikasi yang bertanggung jawab.
Diskursus publik mengenai etika visual pada produk konsumsi dinilai perlu ditempatkan dalam kerangka regulasi dan konteks yang proporsional.
AQUA menyatakan telah menjalankan proses peninjauan internal terhadap seluruh materi komunikasi dan kemasan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta prinsip perlindungan konsumen. Perusahaan juga menyatakan terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak.
“AQUA menghargai perhatian dan masukan dari berbagai pihak dan terus berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang bertanggung jawab dengan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Arif. (rhs/jpnn)
Isu mengenai penggunaan visual balita pada kemasan produk AQUA belakangan menjadi sorotan di sejumlah media dan media sosial.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Begini Cara AQUA Ajak Generasi Muda Temukan Lagi Sisi Adem di Dalam Diri
- Mitra Ritel Aqua Kunjungi Pabrik di Mekarsari
- Dukung Kemasan Guna Ulang sebagai Solusi Sampah, BPOM: Keamanan Tetap Jadi Syarat Utama
- Gandeng PMI, Danone Indonesia Bantu Warga Korban Gempa NTT
- AQUA Kembali Menjadi Official Hydration Partner Maybank Marathon 2026
- AQUA-Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola Sampah Plastik dari Aktivitas Penerbangan
JPNN.com




