Penjelasan Terkini Densus 88 Soal Penangkapan Seorang Terduga Teroris di Tolitoli
jpnn.com, JAKARTA - Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Kamis (17/7).
“Satu (terduga teroris),” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, Senin.
Terkait identitas terduga teroris maupun kronologi penangkapan, Mayndra tidak bisa mengungkapkannya lantaran masih dalam proses penyidikan.
Selain di Tolitoli, Densus 88 juga menangkap satu terduga teroris berinisial Y di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (18/7).
Mayndra mengatakan, dua penangkapan itu merupakan langkah pencegahan yang dilakukan oleh Densus 88.
“Hal ini dilakukan oleh Densus 88 dalam rangka preventive strike (serangan preventif) penanggulangan ancaman teror,” katanya.
Sebelumnya, dikabarkan seorang warga terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (17/7).
Lurah Nalu yang bernama Ahyar Tauhid mengatakan bahwa terduga teroris tersebut berinisial LA, 53, dan diketahui berprofesi sebagai penjual keripik.
Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Kamis (17/7).
- Sinergi Sekolah dan Densus 88, Perkuat Guru Sebagai Pelindung Remaja dari Radikalisme
- Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Berpotensi Disalahgunakan untuk Kekuasaan
- Densus 88 Sebut Siswa SMP Pelempar Molotov Terpapar Paham TCM
- Ciri-Ciri Anak Terpapar Ekstremisme Versi Densus 88
- Menhut Raja Juli Apresiasi Kepala Daerah yang Berkomitmen Menjaga Hutan
- Pelajar Garut Ditangkap Diduga Terpapar Paham Radikal, Dedi Mulyadi Merespons
JPNN.com




