Penjualan Anjlok, Volvo Setop Produksi SUV Listrik Ini
jpnn.com - Volvo mengumumkan telah menghetikan produksi mobil listrik EX40 di pasar Amerika Serikat.
Penghentian mobil yang bermain di kelas sport utility vehicle (SUV) listrik itu akibat penurunan penjualan yang terus terjadi.
Volvo mengatakan angkanya bahkan lebih rendah dari penjualan kembarannya yang hampir identik.
Mengutip Car and Driver, Jumat (11/9), Volvo EX40 2026 menjadi versi terakhir yang dijual di AS.
Sejatinya, Volvo EX40 pernah eksis selama dua tahun dengan, yaitu 2025 dan 2026. Namun, nama pemasarannya kala itu XC40 Recharge.
Volvo EX40 hadir dengan motor listrik yang dipasang di belakang menghasilkan 248 tenaga kuda.
Sementara untuk varian dual-motor yang lebih mahal, mendapatkan penggerak di semua roda dengan 402 tenaga kuda.
Meski tidak pernah menjadi pemenang dalam penjualan besar, eksistensi EX40 tetap harus diapresiasi karena berhasil mengemas kemewahan mobil ala Skandinavia terutama untuk versi dual motornya.
Volvo mengumumkan telah menghetikan produksi mobil listrik EX40 akibat penjualan yang terus merosot.
- MG ZS Hybrid+ Mengaspal di Palembang, Harga Mulai Rp315 Juta
- Hyundai Bayon Resmi Mengaspal, Ada Pilihan Mesin Hybrid
- Mitsubishi New Xforce: Teman Setia Menembus Padatnya Kota
- Sering Dipakai Harian, Begini Cara Merawat Mobil Agar Tetap Prima untuk Perjalanan Jauh
- Kasus As Roda Omoda 5 Patah, Pemerintah Turun Tangan dan Chery Recall Ribuan Unit
- Kesetiaan Suzuki Jimny yang Membuatnya Tak Pernah Kehilangan Pesona
JPNN.com




