Penyebab Kematian PNS Imigrasi Anambas Terungkap, Ternyata Korban Pembunuhan

Penyebab Kematian PNS Imigrasi Anambas Terungkap, Ternyata Korban Pembunuhan
Polisi mengungkap penyebab kematian Harsyad, 52, PNS di Kantor Imigrasi yang jasadnya ditemukan di pinggir Jalan M.H Thamrin, adalah korban pembunuhan. Foto: source for jpnn

Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, kekerasan tumpul di leher berdasarkan pola dan gambarnya sesuai dengan kasus cekik. Selain itu, ditemukan resapan darah pada jaringan ikat di bawah kulit leher, otot leher, patah tulang rawan gondok dan rawan cincin dan resapan di daerah sekitar patahan.

“Nah ini yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan ini, Satreskrim Polres Kepulauan Anambas telah meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dan menemukan pelaku satu orang tunggal.

Polisi telah menangkap pelaku dan menyita sejumlah barang bukti, seperti baju, celana pelaku, sepeda motor korban dan alat komunikasi korban maupun pelaku.

Kasatreskrim Polres Kepulauan Anambas AKP Bambang Sadmoko mengatakan pada hari kejadian, setelah terjadi perdebatan antara korban dan pelaku di kebun, keduanya sempat pulang bersama menggunakan sepeda motor korban. Namun di tengah jalan pelaku menurunkan korban karena terjadi perselisihan.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, setelah interaksi pribadi, pelaku pulang bersama korban, dalam perjalanan menuju rumah korban. Pelaku menghentikan korban di tengah jalan dikarenakan cekcok mulut antara pelaku dan korban yang mengakibatkan pelaku kehilangan kendali dan melakukan tindakan kekerasan secara spontan,” ujar Bambang.

Setelah peristiwa itu, pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian dan membawa sepeda motor korban kembali ke rumah korban.

Bambang menyebut, pihaknya masih mendalami apa hubungan antara korban dan pelaku hingga terjadi cekcok yang berujung emosi pelaku yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Polisi mengungkap penyebab kematian Harsyad, 52, PNS di Kantor Imigrasi yang jasadnya ditemukan di pinggir Jalan M.H Thamrin, adalah korban pembunuhan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News