Perang Dagang AS Vs Tiongkok Mereda, Ini Tanda-tandanya

Perang Dagang AS Vs Tiongkok Mereda, Ini Tanda-tandanya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping saat pertemuan bilateral kedua negara pada KTT pemimpin negara G20 di Osaka, Jepang. Foto : Reuters/Lamarque

jpnn.com, BEIJING - Angin perdamaian makin terasa dalam perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Pasalnya, Pemerintah Tiongkok dikabarkan telah mengeluarkan aturan baru dengan menurunkan tarif impor terhadap kedelai asal AS.

Seperti yang dirilis BNN Bloomberg, Selasa (24/9), pemerintah Tiongkok akan memberikan keringanan tarif impor untuk 2 hingga 3 juta ton kedelai AS yang dibeli oleh beberapa perusahaan dan negara bagian negara tersebut.

Saat ini beberapa perusahaan Tiongkok telah membeli setidaknya 20 kargo atau sekitar 1,2 juta ton kedelai dari AS. Di antara beberapa perusahaan tersebut adalah Cofco, Sinograin, dan lima perusahaan pengolahan makanan milik negara lainnya.

Hingga sekarang informasi ini belum dikonfirmasi oleh pihak Pemerintah Tiongkok. Bahkan Kementerian Perdagangan Tiongkok pun belum memberikan komentar.

Pengurangan tarif yang dilakukan Tiongkok ini menyusul pertemuan bilateral pada pekan lalu di AS yang membahas persiapan pertemuan tingkat tinggi pada bulan depan. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan sengketa perdagangan di antara kedua belah pihak.

Tiongkok sendiri berkomitmen untuk lebih banyak membeli produk pertanian AS. Secara tidak langsung hal ini mendukung upaya Presiden AS Donald Trump yang tengah mencari dukungan politik dari para petani AS terkait pemilihan presiden tahun depan. (rmol/jpnn)

Angin perdamaian makin terasa dalam perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Pasalnya, Tiongkok dikabarkan telah mengeluarkan aturan baru dengan menurunkan tarif impor


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber RMOL.co

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News