Percepat Realisasi Belanja Daerah, Pemkot Tangsel Ingin Jaga Stabilitas Harga
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berharap efek konflik antara Iran vs AS-Israel berupa inflasi global tak masuk ke level domestik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkot Tangsel TB Asep Nurdin menyebut pihaknya memasang kuda-kuda untuk membentengi stabilitas ekonomi daerah.
Dia mengatakan langkah antisipatif dilakukan sebagai arahan langsung Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
“Pimpinan menyadari gejolak geopolitik global saat ini, terutama eskalasi konflik AS-Israel dengan Iran, memiliki risiko nyata terhadap kenaikan harga energi dan gangguan rantai pasok pangan dunia," kata Asep melalui keterangan persnya, Rabu (1/4).
Dia menyampaikan percepatan belanja daerah menjadi instrumen utama dalam menstimulus perputaran ekonomi lokal.
Sebab, kata dia, ekonomi lokal menjadi riskan di tengah ancaman "geopolitical risk premium" yang melambungkan harga minyak mentah.
"Oleh sebab itu, pemerintah mengantisipasi dampak tersebut dengan mempercepat realisasi belanja daerah serta menggencarkan berbagai program intervensi ekonomi,” lanjut Asep.
Dia menuturkan Pemkot Tangsel ingin belanja daerah dipercepat demi menguatkan sektor swasta dan UMKM.
Pemkot Tangsel menilai percepatan belanja daerah menjadi instrumen utama untuk menstimulus perputaran ekonomi lokal.
- Konon, Ada Kabupaten & Kota yang Pakai 70 Persen APBD Buat Belanja Pegawai
- Pemkot Tangsel: PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak di Era Digital
- Pemkot Tangsel Ajak Masjid Memaksimalkan Digital Memperluas Syiar Islam
- Pemkot Tangsel Ajak Masjid Memaksimalkan Digital Memperluas Syiar Islam
- Tangsel Pertahankan Opini WTP, Pemkot: Motivasi Memperkuat Transparansi
- Diasistensi Langsung BKN, Pemkot Tangsel Tuntaskan Evaluasi Jabatan Sekda
JPNN.com




