Perjuangan Meraih PPPK Sangat Sulit, Jangan Ditolak
jpnn.com, JAKARTA - Perjuangan meraih status PPPK sangat sulit. Sangat disayangkan bila status tersebut ditolak dengan alasan hanya dijadikan ban serep PNS.
Pengurus Forum Komunikasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (FKPPPK) Nurul Huda mengatakan, kalau masih ada yang bilang kecewa menjadi PPPK, semestinya menolak saja dari awal dan tidak usah ikuti prosesnya.
"Sudah tahu perjuangan panjang untuk mendapatkan status PPPK. Saatnya kita lebih berpikir logis dan positif," kata Nurul kepada JPNN, Sabtu (27/9).
Pemerintah, lanjutnya, sudah berupaya, tinggal mendorong bagaimana PPPK masa kontraknya sampai pensiun bisa diterapkan di seluruh Indonesia.
Selain itu, hak-hak PPPK betul-betul disamakan dengan PNS karena sama-sama ASN. Mendapat kesempatan sama untuk jenjang karier dan setelah pensiun mendapatkan dana pensiun sehingga PPPK bisa menjalankan tugas dengan tenang.
Nurul berharap anggota FKPPPK konsisten pada perjuangan.
"Kontrak sampai masa pensiun telah dikabulkan pemerintah, tinggal pusat memberikan penegasan kepada daerah, karena tahun depan banyak PPPK yang masa kontraknya diperpanjang lagi," terang Nurul.
Dia juga menyentil soal dana pensiun agar Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan PP dana pensiun untuk PPPK.
Perjuangan meraih PPPK sangat sulit, jadi jangan ditolak, malah sebaiknya fokus memperjuangkan dana pensiun & jenjang karier
- Para PPPK dan P3K Paruh Waktu di Daerah Ini Enggak Perlu Deg-degan Lagi
- 5 Berita Terpopuler: 6 Poin Hasil Pertemuan 10 Pimpinan Forum PPPK & PPPK Paruh Waktu, Manajemen ASN KemenPANRB Disentil
- Pemda Menunggu Kepastian PPPK jadi ASN Pusat, Statusnya Saja atau Termasuk Gaji?
- Gaji PPPK Paruh Waktu Aman, tetapi Perpanjangan Kontrak 2027 Belum Ada Kepastian
- Penilaian 360 Derajat Bakal Diterapkan, PPPK Harus Bersiap-siap, PNS juga
- Suarakan Ketidakadilan Masa Kerja 0 Tahun, Forum PPPK Surati KemenPANRB, Sentil Manajemen ASN
JPNN.com




