Perkuat Alutsista, TNI AL Bangun Kapal Frigate

Perkuat Alutsista, TNI AL Bangun Kapal Frigate
Kadisadal Laksma TNI Maman Rohman pada acara pembangunan kapal jenis frigate ditandai pengukuhan Project Officer dan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) pembangunan kapal frigate di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/9). Foto: Dispenal

jpnn.com, JAKARTA - TNI Angkatan Laut memperkuat Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dengan membangun kapal jenis frigate.

PT PAL Indonesia bekerja sama dengan Babcock Inggris dalam hal desain Kapal Frigate Arrowhead 140, sedangkan untuk kegiatan produksi akan bekerja sama dengan PT Batamec.

Pembangunan kapal jenis frigate ini ditandai dengan pengukuhan Project Officer dan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) pembangunan kapal frigate oleh Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Maman Rohman di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/9).

Dalam kesempatan tersebut, Kadisadal mengukuhkan Laksamana Pertama TNI AR Agus Santoso yang sehari-hari menjabat sebagai Staf Khusus KSAL sebagai Project Officer dan Laksamana Pertama TNI Taat Siswo Sunarto yang sehari-hari menjabat sebagai Staf Khusus KSAL sebagai Komandan satuan tugas (Dansatgas) pembangunan kapal frigate.

“Penugasan suatu jabatan merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan pimpinan TNI AL kepada personel yang memiliki kemampuan dan kredibilitas untuk menjalankan organisasi, baik jabatan struktural maupun fungsional,” ujar Kadisadal.

Kadisadal menjelaskan tugas project officer dalam pembangunan kapal frigate ini adalah mengoordinasikan kesiapan pembangunan kapal dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) hingga peningkatan penggunaan komponen dalam negeri dalam rangka memajukan dan mengembangkan industri pertahanan.

Sedangkan Satgas bertugas mengawal dan mengawasi seluruh tahapan pembangunan kapal mulai dari proses desain hingga mengintegrasi sistem serta berbagai tes dengan harapan pembangunan kapal dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu.

Lebih lanjut, Kadisadal menyampaikan kapal yang akan dibangun tersebut nantinya akan mempunyai kemampuan peperangan antikapal permukaan (surface to surface), anti-kapal selam dan anti-serangan udara (surface to air) serta bantuan tembakan.

TNI Angkatan Laut memperkuat Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dengan membangun kapal jenis frigate.