Perkuat Bisnis Baterai EV, Geely Gelontorkan Investasi Rp1,7 Triliun

Perkuat Bisnis Baterai EV, Geely Gelontorkan Investasi Rp1,7 Triliun
Geely mengelontorkan dana investasi mencapai 640 juta yuan atau Rp1,7 triliun. ilustrasi. Foto: antara

jpnn.com - Zhejiang Geely Holding Group Co., Ltd. (ZGH) bersama NIO Holding Co., Ltd. (NIO) terus memperkuat kemitraannya di segmen pengisian daya dan baterai swapping.

Dalam menjalankan bisnis tersebut, Geely mengelontorkan dana investasi mencapai 640 juta yuan atau Rp1,7 triliun.

CEO Zhejiang Geely Holding Group Andy An Conghui mengatakan industri membutuhkan rantai pasok yang lebih andal, kualitas, dan efisiensi yang lebih tinggi, serta pengembangan ramah lingkungan, dan kolaboratif.

“Jaringan pengisian daya adalah infrastruktur publik dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, jaringan ini perlu dibangun bersama, digunakan secara terbuka, dan terhubung antarsistem agar dapat memberikan nilai lebih besar bagi pengguna,” kata Andy An Conghui dalam keterangan resminya, Jumat.

Ke depan, NIO Power akan mengoptimalkan jaringan battery swapping untuk mendukung kebutuhan armada komersial dan pengembangan bisnis mobilitas komersial Yiyi Power.

Kedua perusahaan itu akan mengembangkan standar dan teknologi battery swapping yang terintegrasi untuk model kendaraan penumpang.

Geely Holding Group akan mengembangkan model kendaraan penumpang yang mendukung sistem battery swapping, sedangkan NIO Power akan menyediakan layanan tersebut bagi model-model terkait.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas pilihan solusi energi bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendukung pengalaman mobilitas yang lebih efisien.

Geely mengelontorkan dana investasi mencapai 640 juta yuan atau Rp1,7 triliun. Simak selengkapnya di sini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News