Perkuat Pelindungan dan Kerja Sama Bilateral, Menteri Mukhtarudin Temui Kementerian Sumber Manusia Malaysia

Perkuat Pelindungan dan Kerja Sama Bilateral, Menteri Mukhtarudin Temui Kementerian Sumber Manusia Malaysia
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin melakukan pertemuan strategis dengan delegasi tingkat tinggi Kementerian Sumber Manusia (KSM) Malaysia di Kuala Lumpur, Kamis 21 Mei 2026. Foto: Humas KP2MI

"Presiden memberikan arahan tegas yang mencakup dua hal utama: penguatan pelindungan sejak dini dan peningkatan keterampilan (skill) para pekerja," ujar Menteri Mukhtarudin.

Siapkan Ekosistem Hulu dan Migrant Center

Menjawab tantangan bonus demografi di Indonesia, di mana pemerintah tengah fokus mencari solusi produktif bagi melimpahnya angkatan kerja, Kementerian P2MI bergerak cepat membangun ekosistem di bagian hulu.

Langkah ini diambil untuk memastikan SDM yang dikirim ke negara tujuan memiliki kompetensi tinggi yang sesuai dengan kebutuhan industri global, khususnya di Malaysia.

"Kami sedang mempersiapkan ekosistem hulu dengan menggandeng sektor akademis. Saat ini, kami bekerja sama dengan universitas untuk membentuk Migrant Center. Melalui wadah ini, calon pekerja kita latih dan berikan skill baru sebelum resmi ditempatkan," beber Mukhtarudin.

Sosialisasi Aplikasi 'Halo Migran' dan Pembaruan MoU Sektor Formal

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Mukhtarudin juga memaparkan implementasi Aplikasi Halo Migran, platform domestik Indonesia ini dirancang khusus untuk pendataan menyeluruh bagi Pekerja Migran di Malaysia, terutama bagi mereka yang belum terdaftar di SISKOP2MI atau yang sedang memperpanjang Perjanjian Kerja (PK).

Aplikasi ini memastikan Pekerja Migran tetap mendapatkan hak pelindungan penuh, seperti E-KPMI, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan hukum, hingga akses fasilitas strategis di tanah air (fasilitas pembebasan bea masuk, registrasi IMEI, dan program rumah subsidi).

Menteri P2MI Mukhtarudin melakukan pertemuan strategis dengan delegasi tingkat tinggi Kementerian Sumber Manusia (KSM) Malaysia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News