Perkuat Persatuan, Pimpinan MPR dan DPR Periode 1999-2024 Bentuk Forum Kebangsaan
jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR sekaligus Ketua ke-15 MPR dan Ketua ke-20 DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menginisiasi terbentuknya Forum Kebangsaan Pimpinan MPR–DPR periode 1999–2024.
Hal ini sebagai ruang silaturahmi strategis bagi pimpinan MPR dan DPR lintas generasi untuk merespons berbagai tantangan nasional yang semakin kompleks.
Forum tersebut dirancang sebagai wadah komunikasi kebangsaan yang menghimpun pengalaman, perspektif, serta pemikiran para tokoh yang pernah memegang amanah konstitusional dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Inisiatif ini muncul di tengah dinamika geopolitik global, tekanan ekonomi internasional, hingga perubahan lanskap demokrasi yang menuntut kehadiran suara kenegarawanan yang jernih dan berimbang.
“Forum Kebangsaan Pimpinan MPR–DPR 1999–2024 kami gagas sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi kebangsaan lintas generasi pimpinan lembaga negara yang pernah memikul tanggung jawab konstitusional," kata Bamsoet dalam keterangannya, Senin (9/3).
Dia menyampaikan pihaknya ingin dari forum ini dapat menghimpun pandangan strategis untuk memperkuat arah kebijakan nasional sekaligus memberikan kontribusi pemikiran kepada para penyelenggara negara.
Pimpinan MPR dan DPR periode 1999-2024 hadir antara lain mantan Ketua DPR Agung Laksono dan Marzuki Ali, mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dan Sidarto Danusubroto.
Mantan wakil Ketua DPR RI dan MPR RI Mahyudin, Melani Leimena Suharli, Agus Hermanto, Lukman Hakim Saifuddin, Amir Uskara, Ahmad Basarah, Priyo Budi Santoso, Arsul Sani dan Rachmat Gobel. Hadir pula anggota DPR RI Robert Kardinal.
Bambang Soesatyo alias Bamsoet menginisiasi terbentuknya Forum Kebangsaan Pimpinan MPR–DPR periode 1999–2024, ini tujuannya
- LCC Empat Pilar MPR Jatim Dibuka, Ahmad Muzani Sampaikan Lima Pesan Kebangsaan
- Kemenhaj Berangkatkan Calon Jemaah Haji Berusia 13 Tahun, HNW Berkomentar Begini
- Guru Perempuan Dinilai Bisa Tentukan Arah Pembangunan Bangsa
- Hidayat Nur Wahid Dorong Diplomasi Haji untuk Hentikan Perang di Timur Tengah
- HNW Minta Kemenhaj Fokus Sukseskan Haji 2026 dan Biaya Tambahan Tidak Bebani Jemaah
- Ibas Dorong Penguatan dan Pemajuan Seni Budaya Kreatif sebagai Identitas Bangsa
JPNN.com




