Perluas Layanan Pembiayaan, Akulaku Finance-Bank Danamon Jawab Kebutuhan Pasar
jpnn.com, JAKARTA - PT Akulaku Finance Indonesia menyepakati fasilitas pendanaan senilai Rp 500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon).
Fasilitas pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja PT Akulaku Finance Indonesia seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pembiayaan digital.
Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor menyampaikan kolaborasi tersebut turut mencerminkan penguatan sinergi antara institusi perbankan dan perusahaan pembiayaan digital.
"Sinergi dengan Danamon diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan pembiayaan yang makin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Perry.
Dia menilai di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, kolaborasi antara institusi perbankan dan perusahaan pembiayaan digital menjadi semakin relevan dalam mendukung perluasan layanan keuangan formal.
Sinergi kedua sektor tersebut dapat berkontribusi positif terhadap penguatan industri jasa keuangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan pembiayaan yang bertanggung jawab dan mudah diakses guna mendukung kebutuhan finansial masyarakat,” jelas Perry.
Adapun PT Akulaku Finance Indonesia yang berada dalam satu ekosistem dengan Akulaku Group merupakan salah satu upaya Danamon dalam mendorong pertumbuhan grup keuangan yang didukung oleh MUFG Bank, Ltd. (MUFG) sebagai perusahaan induk.
PT Akulaku Finance Indonesia menyepakati fasilitas pendanaan senilai Rp 500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon).
- Rupiah Gas Pol, IHSG Menghijau, Semua Terdampak The Fed
- Tokoh Pemuda Alfian Akbar Bedah Otsus Papua di Buku Timika Menyala
- S&P Soroti DSI, Pengamat Nilai Transformasi RI Dinilai Positif oleh Investor
- Purbaya Jelaskan Kondisi Utang Negara, Jawabannya Santai dan Optimistis
- PalmCo Gelar Baking Class 2026 untuk 50 UMKM dan Warga
- BP Rebana Tawarkan Peluang Investasi Kawasan Industri kepada Investor Malaysia
JPNN.com




