Permukaan Sungai Musi Mulai Surut, Tolong, Gunakan Air Secara Bijak
"Kondisi tersebut kami antisipasi dengan penambahan kapur pada proses pengolahan sehingga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat tetap memenuhi standar. Hasil pemantauan menunjukkan pH air masih berada di kisaran 6,5 hingga 7," terang Azharuddin.
Sebagai langkah antisipasi apabila kemarau berlangsung lebih panjang, Perumda Tirta Musi juga menyiagakan mobil tangki air bersih.
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk kawasan permukiman yang belum menjadi pelanggan PDAM dan mengandalkan sumur, terutama jika sumber air warga mulai mengering.
Di sisi lain, Azharuddin mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau.
Penggunaan air diharapkan diprioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari, sementara aktivitas yang membutuhkan konsumsi air dalam jumlah besar, seperti mencuci kendaraan di rumah, sebaiknya dikurangi.
Hingga Juni 2026, Perumda Tirta Musi telah melayani sekitar 376 ribu sambungan rumah dan menargetkan penambahan sekitar 15 ribu pelanggan baru hingga akhir tahun seiring perluasan jaringan perpipaan. (mcr35/jpnn)
Perumda Tirta Musi menyiagakan mobil tangki mengimbau warga hemat air, mengingat dampak kemarau ekstrem mulai mengancam di Sumsel.
Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Cuci Hati
- 276 Kecamatan di Jabar Terdampak Kekeringan
- CSR PIK2 Sediakan Fasilitas CDWS, Jemaah Masjid Kian Mudah Memperoleh Air Minum
- Tekan Isu Krisis Air Bersih, AHY Sambut Baik Usulan Teknologi Desalinasi Air Laut
- Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah Gagal Panen di Lampung
- Danone Indonesia Dorong Akses Air Bersih & Sanitasi di Pesantren melalui Kolaborasi Lintas Sektor
- Pria Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia
JPNN.com




