Pernyataan AHY Setelah Pemerintah Menolak Mengesahkan Kepengurusan PD Versi KLB

Pernyataan AHY Setelah Pemerintah Menolak Mengesahkan Kepengurusan PD Versi KLB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat (Ketum PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan,  tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh partainya. 

AHY mengatakan hal itu merujuk keputusan Kemenkumham yang menolak permohonan pengesahan kepengurusan PD versi KLB di Deli Serdang, Sumatra Utara.

"Ketua Umum Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono," kata AHY dalam konferensi pers di kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (31/3).

Putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan, pihaknya bersyukur atas keputusan pemerintah menolak pengesahan kepengurusan PD versi KLB.

"Ini adalah kabar baik bukan hanya untuk PD, tetapi juga bagi kehidupan demokrasi di tanah air," ungkap AHY.

Eks anggota milter berpangkat mayor itu pun tidak lupa mengucapkan terima kasih ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena eks gubernur DKI Jakarta itu menunaikan janji bahwa pemerintah objektif menyikapi persoalan di PD. 

Ke depan, AHY akan terus menguatkan soliditas internal parpolnya, menyusul keputusan pemerintah menolak pengesahan kepengurusan PD versi KLB.

"Saya akan kembali melanjutkan perjalanan saya keliling nusantara, untuk memperkuat soliditas dan persatuan segenap kader di seluruh tanah air," ujar dia.

Ketum Partai Demokrat AHY menyampaikan pernyataan setelah pemerintah menolak kepengurusan DPP PD versi KLB.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News