Pernyataan WAMI Setelah Ramai Desakan Audit Terkait Polemik Royalti
jpnn.com, JAKARTA - Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya memberi pernyataan di tengah ramai desakan audit dari sejumlah pihak terkait polemik royalti.
WAMI menyatakan bahwa audit keuangan dan administrasi secara rutin sudah dilakukan sebagai bagian dari tata kelola manajemen collecting royalti yang tertib, teratur, dan transparan.
Setiap tahun, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang mengelola royalti pencipta lagu itu diperiksa oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen yang terdaftar dan berizin.
Mengenai desakan audit dari sejumlah pihak terkait polemik royalti, WAMI menegaskan bahwa organisasi itu diawasi kinerjanya sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan royalti yang transparan, adil, dan sesuai regulasi.
“Kami diaudit secara rutin sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan, sebagai wujud komitmen untuk menjaga kepercayaan para pencipta sekaligus menjamin iklim industri musik Indonesia yang sehat," ungkap Adi Adrian, President Director WAMI dalam keterangan resmi, Kamis (14/8).
Menurutnya, hasil audit itu juga selalu dipublikasikan di media nasional, dan dapat diakses di situs resmi WAMI.
Prinsip transparansi dan akuntabilitas adalah komitmen WAMI kepada anggota, terutama para pencipta lagu, dan juga publik.
Audit tahunan yang dilakukan WAMI melibatkan auditor bereputasi. Sejak 2022 sampai tahun buku 2024, WAMI menunjuk Forvis Mazars sebagai auditor eksternal.
Wahana Musik Indonesia (WAMI) akhirnya memberi pernyataan di tengah ramai desakan audit dari sejumlah pihak terkait polemik royalti.
- 3 Berita Artis Terheboh: Asila Maisa Merasa Difitnah, Sarwendah Beri Respons
- WAMI Salurkan Royalti Periode II, Roby Geisha dan Eross Candra Dapat Tertinggi
- Menkum Supratman Ungkap RUU Hak Cipta Buka Jalan Royalti Karya Jurnalistik
- Kebijakan Tarif Rp0 Pencatatan Lagu Diyakini Perkuat Tata Kelola Royalti Musik
- Izin Penyanyi Tak Gugurkan Kewajiban Bayar Royalti Musik Komersial
- Bersama Kemenkum, Marcell Siahaan Lakukan Sosialisasi Kepatuhan Royalti di Banten
JPNN.com




