Perpisahan Pablo Oliveira dan Arema FC Menyimpan Sebuah Cerita
jpnn.com - Nasib Gildson Pablo Oliveira di Arema FC berubah drastis hanya dalam hitungan musim.
Dari sosok yang sempat menjadi andalan lini tengah, kini dia harus mengakhiri perjalanannya lebih cepat dari yang dibayangkan.
Manajemen Singo Edan resmi memutuskan berpisah dengan pemain asal Brasil tersebut.
Keputusan itu sekaligus menandai berakhirnya kiprah Pablo di Stadion Kanjuruhan selama dua tahun.
Perjalanan pemain berusia 31 tahun itu bersama Arema sejatinya dimulai dengan menjanjikan.
Pada musim pertamanya, dia langsung menjadi salah satu figur penting di lini tengah. Kemampuannya menjaga keseimbangan permainan membuat Pablo kerap dipercaya menjadi motor penghubung antara lini belakang dan depan.
Sepanjang Liga 1 2024/25, Pablo tampil dalam 27 pertandingan dan menyumbangkan tiga gol untuk Singo Edan.
Namun, situasi berubah pada musim berikutnya. Masalah cedera mulai menghambat langkah mantan pemain Chapecoense itu.
Perjalanan Gildson Pablo Oliveira di Arema FC resmi berakhir. Di balik perpisahan itu, tersimpan kisah perjuangan panjang
- Persija Jakarta Gelar Latihan Perdana Secara Tertutup di Bawah Arahan Shin Tae-yong
- Kerim Memija Membawa Sesuatu yang Selama Ini Dicari Persija Jakarta
- Persija Jakarta Mulai Persiapan Menjelang Latihan Perdana Bersama Shin Tae-yong
- Luka Menalo Akui Persib Beda dari Klub Lain, Apa Alasannya?
- Bukan Keramat atau Mistis, Ternyata Ini Alasan 'Bucin' Sandy Walsh Pilih Nomor 6 di Persib
- Persija Lepas Ryo Matsumura Setelah 2 Musim Bersama
JPNN.com




