Perpustakaan MPR Gelar Bicara Buku Karya Hidayat Nur Wahid, Bahas Etika Kehidupan
Sebab, etika memang harus dipegang teguh di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Alhamdulillah, acara ini diikuti sekitar 100 mahasiswa juga para dosen di Ponpes ini serta menampilkan narasumber yang kompeten. Semoga acara ini bisa menambah wawasan dan pemahaman semuanya," ujar Anies.
Buku setebal 508 halaman ini terdiri dari delapan bagian plus kata sambutan dari Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI M. Jusuf kalla dan Rektor UNIDA Gontor Prof Hamid Fahmy Zarkasyi serta bio data penulis.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam kata sambutannya di buku tersebut menyampaikan memang secara spesifik judulnya menghadirkan negara yang sejahtera berlandaskan etika.
Bagian awal buku ini mengeksplorasi pentingnya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan bagaimana etika tersebut beberapa waktu dipinggirkan oleh sikap kekuasaan yang seolah bisa mengatur segalanya.
Bagian berikutnya dari buku ini membahas konsepsi dan praktik implementasi Indonesia sebagai negara kesejahteraan melalui beragam bentuk perlindungan dan keberpihakan kebijakan kepada warga negara.
Bagian akhir, buku ini mengupas upaya Indonesia untuk terus berpolitik bebas aktif di dunia internasional, terlebih dalam rangka mendukung hadirnya kemerdekaan Palestina. (mrk/jpnn)
Perpustakaan MPR menggelar Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat yang membahas buku karya Hidayat Nur Wahid berjudul 'Negara Sejahtera Berlandaskan Etika'
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Qodari: Buku 'Presiden Solusi' Hadir untuk Jawab Masalah Publik dengan Fakta
- HUT ke-27, PNM Tebar Kebahagiaan lewat Ribuan Buku untuk Anak Pedalaman
- Waka MPR Dorong Konsistensi Perbaikan Ekosistem Pendidikan Vokasi Secara Menyeluruh
- Wakil Ketua MPR Sebut Pengamalan Pancasila Kunci Hadapi Ancaman Gejolak Global
- Dukung RUU Satu Data Indonesia, Waka MPR: Pastikan Subsidi dan Bansos Tepat Sasaran
- Erosi Etika Komunikasi Pejabat Publik
JPNN.com




