Pertama dalam Sejarah, IMI Siapkan Mekanik Berstandar Internasional

Pertama dalam Sejarah, IMI Siapkan Mekanik Berstandar Internasional
Ikatan Motor Indonesia (IMI) bersama Kadin Indonesia, dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia mengununkan kolaborasi pada Senin (18/8). Foto: dok IMI

Hadir antara lain Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Sekjen Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Irjen Pol. Dwiyono, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Nofel Saleh Hilabi dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Mulyadi Jayabaya.

Pengurus IMI pusat hadir Waketum Mobilitas Rifat Sungkar, Waketum Organisasi M. Riyanto, Waketum Digital Motor Sport Irfan Bahrain, Waketum Hubungan Antar Lembaga Junaedi Elvis serta Komunikasi dan Media Dwi Nugroho Marsudianto.

Ketua DPR RI ke-20 itu menjelaskan IMI mengambil peran strategis dengan menyediakan fasilitas pelatihan, instruktur profesional, serta program sertifikasi sesuai standar internasional.

Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia memberikan dukungan regulasi dan memfasilitasi penempatan tenaga kerja.

Sementara itu, KADIN Indonesia menjembatani hubungan dengan industri, mitra usaha, dan lembaga sertifikasi internasional.

"Data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menunjukkan, setiap tahun lebih dari 200 ribu pekerja migran Indonesia diberangkatkan ke luar negeri. Namun, sebagian besar masih terkonsentrasi pada sektor domestik dan informal. Melalui program bersama ini, diharapkan lahir SDM terampil di sektor otomotif yang mampu bersaing dalam pasar kerja internasional," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu memaparkan kebutuhan tenaga kerja di sektor otomotif dunia terus meningkat.

Jepang, misalnya, sejak 2019 membuka program Specified Skilled Worker (SSW) yang memberi peluang bagi pekerja asing di sektor transportasi dan perawatan kendaraan bermotor.

IMI akan melakukan pengembangan peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM) di bidang driver dan mekanik berstandar internasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News