Pertamina dan BGN Siap Olah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Pertamina dan BGN Siap Olah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di acara peresmian UCO Collection Box di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (7/5). Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

“Mengapa Pertamina sangat membutuhkan UCO, jawabannya jelas, demi keberlanjutan bisnis dan kepatuhan terhadap standar dekarbonisasi global,” kata Agung.

Melalui penahapan yang terukur, lanjut Agung, Pertamina menargetkan pencampuran SAF mulai dari 1 persen hingga 5 persen pada 2030 sesuai amanat Pemerintah melalui Kepmen ESDM No. 113/2026.

Program ini mendukung tiga agenda strategis nasional, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi industri.

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan energi baru terbarukan berbasis sumber daya domestik yang berkelanjutan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri bersama Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Turut hadir Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. (mrk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Pertamina dan BGN sepakat minyak jelantah dari SPPG akan diolah menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News