Pertamina Dorong Energi Baru Terbarukan di Tengah Gejolak Energi Dunia
jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan energi nasional.
Komitmen ini diperkuat sebagai solusi energi jangka panjang di tengah geopolitik global yang berdampak pada volatilitas pasokan serta harga energi dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan pengembangan energi baru terbarukan merupakan langkah strategis Pertamina untuk ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah menuju masa depan yang berkelanjutan.
“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fosil. Oleh karena itu, Pertamina terus memperkuat bauran energi melalui pengembangan energi baru terbarukan," kata Baron.
Lebih lanjut Baron menyampaikan upaya tersebut tidak hanya meningkatkan independensi energi nasional, tetapi juga menjadi bagian untuk energi yang lebih bersih bagi lingkungan.
Hingga akhir 2025, Pertamina menghasilkan energi bersih hingga 8.743 Giga watt per jam (GWh) yang berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon.

pengembangan energi baru terbarukan merupakan langkah strategis Pertamina untuk ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung target RUEN Pemerintah
- Setelah Pertamina, SPBU BP Menaikkan Harga BBM RON 92
- Daftar Harga BBM Pertamina Per 10 Juni, Pertamax & Pertamax Green Naik Lagi
- Tok! Harga Pertamax Naik Mulai 10 Juni, Ini Alasan Pertamina
- Hari Ini Harga Pertamax Resmi Naik, BBM Lain Aman?
- Pertamina dan SLB Memperkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon
- Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan untuk Memastikan Operasional Berjalan Baik
JPNN.com




