Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memperkuat sinergi melalui program kepatuhan kolaboratif (Co-operative Compliance) meliputi Tax Control Framework (TCF) dan integrasi data perpajakan sebagai bagian dari upaya membangun administrasi perpajakan yang semakin modern, transparan, dan berbasis kepercayaan.
Langkah ini menjadi bagian dari reformasi perpajakan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kepatuhan, serta pemanfaatan data yang semakin terintegrasi.
Dalam implementasinya, Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang menjadi pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama DJP.
Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Mega Satria menyambut positif kepercayaan yang diberikan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak, kepada Pertamina.
"Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab yang kami jalankan dengan penuh komitmen," ujar Mega dalam Kick Off Uji Coba Program Co-operative Compliance bersama Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Senin (13/7).
Bagi Pertamina, lanjut Mega, kolaborasi ini bukan sekadar penguatan sistem perpajakan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tata kelola di seluruh Pertamina Group dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan.
Bersama Direktorat Jenderal Pajak, Pertamina membangun kolaborasi yang erat dalam mendukung reformasi perpajakan nasional sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negara.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyampaikan apresiasi kepada Pertamina sebagai mitra dalam uji coba implementasi Co-operative Compliance.
Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang menjadi pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama DJP
- Elnusa Perkuat Peran Strategis Lewat Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi
- Terima 539 Peserta Internship 2026, Pertamina Beri Pengalaman Kerja Bagi Talenta Muda
- Pertamina Sedang Uji Sistem Digital Pembatasan Pengguna Pertalite
- UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp 8,57 Miliar Sepanjang Semester I 2026
- Kata Purbaya soal Pajak Rumah Kontrakan
- Emirates A380 Mendarat Perdana di Soetta, Pertamina Isi 92.901 Liter Avtur
JPNN.com




