Pertamina Sedang Uji Sistem Digital Pembatasan Pengguna Pertalite
jpnn.com, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Pertamina sedang menguji sistem digital untuk mendukung kebijakan pembatasan distribusi bahan bakar inyak (BBM) Pertalite.
Uji sistem tersebut dilakukan untuk menyaring data konsumen yang tidak berhak menerima subsidi BBM.
"Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi," ujar Bahlil di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).
Bahlil menekankan skema pembatasan itu nantinya akan merujuk pada klasifikasi jenis kendaraan.
Dia menekankan kendaraan kategori mewah sudah seharusnya tidak lagi mengonsumsi bahan bakar yang mendapatkan bantuan negara.
"Nanti menyangkut dengan pembatasan itu nanti, kan, ada jenis kendaraan, ya," imbuhnya.
Selain jenis kendaraan, pembatasan juga dilakukan berdasarkan tingkat ekonomi masyarakat yang terbagi dalam data desil.
Kelompok masyarakat yang berada pada desil 9 dan 10 direncanakan tidak akan bisa lagi mengakses bahan bakar bersubsidi.
Pertamina tengah melakukan pengujian sistem digital untuk mendukung kebijakan pembatasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite.
- Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih
- Pertamina Hulu Energi Rampungkan Survei Seismik Offshore 6.000 Km di Samudra Hindia
- PR INDONESIA Belajar Langsung Praktik Komunikasi Internal yang Diterapkan Pertamina
- Pertamina Foundation Umumkan Formasi Baru Dewas
- Dukung Pergerakan Ekonomi, Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia
- Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Menyehatkan Manusia dan Lingkungan
JPNN.com




