Pertumbuhan Ekonomi Global Diprediksi Meningkat, Jan Prince Permata: Kesempatan Emas Bagi Presiden Prabowo Lakukan Pemerataan

Pertumbuhan Ekonomi Global Diprediksi Meningkat, Jan Prince Permata: Kesempatan Emas Bagi Presiden Prabowo Lakukan Pemerataan
Peneliti Sosial Ekonomi dari Yayasan Kekal Berdikari Jan Prince Permata. Foto: Source for JPNN.com

“Transformasi ekonomi Indonesia kini mulai memperlihatkan hasil nyata. Dari penguatan industri berbasis hilirisasi, digitalisasi UMKM, hingga stabilitas makroekonomi pasca transisi politik. Semua menjadi indikator positif. Dunia mulai memperhitungkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru," ujar Jan di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Namun demikian, Jan menggarisbawahi pertumbuhan yang positif ini belum tentu merata dampaknya, terutama bagi kelompok masyarakat rentan.

“Pertumbuhan harus inklusif. Pemerintah harus memastikan manfaat ekonomi dirasakan semua lapisan masyarakat, khususnya kelompok miskin, hampir miskin, dan kelas menengah rentan. Pemerataan ekonomi dan penguatan SDM adalah kunci," ujar Jan yang saat ini juga sedang menempuh studi doktoral bidang Manajemen Berkelanjutan di Perbanas Institute.

Menurut Jan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki peluang besar untuk menjadikan Indonesia bukan hanya kuat secara angka, tetapi juga tangguh dalam kualitas.

"Ini adalah kesempatan emas bagi Presiden Prabowo untuk membangun ekonomi yang tidak hanya cepat tumbuh, tetapi juga adil dan tahan banting. Kita punya bonus demografi, ekosistem investasi yang kondusif, dan jaringan perdagangan baru, tetapi kalau tidak disertai proteksi sosial dan pemberdayaan, kita akan tumbuh tanpa arah," pungkasnya.

Laporan IMF ini datang di tengah momentum penting: Tiongkok yang sedang transisi dari ekspor ke konsumsi domestik, India yang agresif di sektor teknologi dan jasa, ASEAN yang bersaing menarik investasi relokasi dari barat, dan Indonesia yang fokus pada hilirisasi dan ketahanan pangan-energi.

Dengan pertumbuhan 4,8 persen, Indonesia masih berada di atas rata-rata negara berkembang lainnya, namun masih di bawah target strategis jangka menengah 5,5 persen –6,0 persen.(fri/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Jan Prince Permata mengatakan Presiden Prabowo perlu membangun ekonomi yang tidak hanya cepat tumbuh, tetapi juga adil dan tahan banting.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News