Perusahaan Tiongkok Sepakat Perkuat SDM & Jaga Investasi Indonesia
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Pengawas China Chamber of Commerce in Indonesia Wang Lei mengatakan pengelolaan SDM menjadi salah satu faktor strategis seiring meningkatnya hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Tiongkok.
Hal itu diungkapkan Wang Lei dalam The 5th "Invest in Indonesia" Policy & Experience Sharing Series - 2026 Human Resources Forum for Chinese Enterprises in Indonesia yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta, Jumat (17/7).
Dia pun mendorong perusahaan Tiongkok perlu terus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan dan memperkuat pengembangan talenta lokal.
“Sehingga mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan maupun kebutuhan bisnis di Indonesia,” ujar Wang Lei.
Di sisi lain, Tax Partner, Workforce & Global Mobility PwC Indonesia Hisni Jesica menilai berbagai perkembangan terbaru terkait regulasi ketenagakerjaan dan perpajakan yang perlu menjadi perhatian perusahaan.
Menurut Hisni, pembahasannya mencakup implementasi Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21), sistem pelaporan Coretax, hingga kewajiban pelaporan aset dan kewajiban global individu merupakan bagian dari upaya menjaga kepatuhan administrasi perusahaan.
Pemerintah Mendorong Keberlanjutan Investasi
Pemerintah mendorong penguatan kepatuhan ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan investasi di Indonesia.
Ketua Pengawas China Chamber of Commerce in Indonesia Wang Lei mengatakan pengelolaan SDM menjadi salah satu faktor strategis dalam hubungan ekonomi
- Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
- ATI Dorong Model Pembiayaan Baru Jalan Tol, Kepastian Investasi Perlu Diperkuat
- JustMarkets: Perak Layak Dilirik sebagai Instrumen Investasi
- Danantara Berperan sebagai Enabler dengan Memperkuat Ekosistem Industri
- Deleg-Deleg
- ATM Emas Hadir di Palembang, Pegadaian Bidik Pertumbuhan Nasabah Investasi Emas
JPNN.com




