Pesan Aktivis 98 buat Peserta Demo 27 Agustus
jpnn.com - JAKARTA - Pengamat sosial politik Swarna Dwipa Institute yang juga Aktivis 98, Lutfi Nasution, meminta peserta demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional.
Menurut Lutfi, isu yang dibawa massa, seperti pengesahan RUU Perampasan Aset, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi, merupakan bagian dari semangat Reformasi 1998.
"Jangan terprovokasi atau disusupi penunggang gelap yang ingin membelokkan aksi damai menjadi anarki," kata Lutfi di Jakarta, Kamis (27/8).
Dia menilai aksi di jalan semestinya menjadi pintu masuk untuk memperkuat dialog dengan DPR RI dan kementerian terkait.
Adu gagasan melalui forum resmi dinilai lebih efektif untuk menghasilkan solusi tanpa mengganggu ketertiban umum.
"Dialog dengan DPR RI atau kementerian terkait adalah cara paling efektif menguji gagasan secara objektif," ujarnya.
Lutfi juga menyatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan kabinetnya untuk terus menjalankan agenda pemerintahan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kopdes/Kopkel Merah Putih, kesehatan, pendidikan, peningkatan gaji buruh, dan penanganan persoalan sosial.
Dia menilai berbagai program dalam Asta Cita membutuhkan situasi demokrasi yang kondusif agar dapat berjalan optimal.
Aparat yang mengawal Demo 27 Agustus juga diharapkan tidak mudah terpancing provokasi.
- Nasib Ratusan Karyawan Club de Arjuna Terkatung-katung, Akses Kerja Masih Tertutup
- PPPK & PPPK Paruh Waktu Bakal Kepung Jakarta 7 Oktober, Tagih Janji Dasco
- Aksi Unjuk Rasa Meningkat, Polri Siapkan Negosiator Besertifikat, Komdigi Merespons
- Polisi Beber Tiga Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus
- Terjaring Demo 27 Agustus, Puluhan Siswa Dikirim ke Barak
- 5 Berita Terpopuler: Batalkan Demo 7 September, Data PPPK Sudah di Tangan Dasco dan Mensesneg, Sindiran Terbuka Muncul
JPNN.com




