JPNN.com

Pesan Presiden Jokowi, Kita Harus Menang di Dua Peperangan Sekaligus

Jumat, 27 Maret 2020 – 07:55 WIB Pesan Presiden Jokowi, Kita Harus Menang di Dua Peperangan Sekaligus - JPNN.com
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) G-20 telah selesai dilakukan secara virtual pada Kamis (26/3) malam.

Dua puluh pemimpin negara dan organisasi global seperti WHO, PBB, IMF dan World Bank, menyimpulkan sejumlah pandangan terkait penanganan pandemi virus Corona jenis baru, COVID-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pesan utama yang bisa diambil dari KTT adalah saling keterkaitan antarbangsa dalam melewati virus Corona dan menghadapi dampak ekonomi setelahnya.

Dia mengatakan hal itu harus ditempuh karena melawan pandemik seperti ini tidak mengenal ruang.

"Dari statement-statement tadi, kami melihat komitmen tinggi atau determinasi yang tinggi dari para kepala negara, kepala perwakilan untuk melindungi hidup atau melindungi manusia karena ini tentunya menyangkut isu kesehatan. Kemudian juga mengembalikan kepercayaan menjaga stabilitas keuangan, menghidupkan kembali pertumbuhan," kata Retno usai mendampingi Presiden Joko Widodo mengikuti KTT LB G-20 melalui telekonferensi di Istana Bogor.

Retno menerangkan, setiap negara juga berupaya terus menjaga rantai pasok produk global. Di sisi lain, para pemimpin negara juga menyatakan pentingnya memperhatikan negara-negara berkembang dan negara-negara kurang berkembang terkait pandemi virus Corona ini.

Sebab, kata Retno, PBB meyakini ada penanganan yang berbeda di antara kedua kelompok negara itu dalam menghadapi isu virus tersebut.

"Tadi di dalam pernyataannya, Bapak Presiden (Jokowi) kembali menekankan pentingnya kerja sama, soliditas, sinergi. Dan presiden menyampaikan pesan kuat bahwa kita harus memenangkan dua peperangan sekaligus yaitu satu melawan Covid-19. Dan yang kedua adalah melawan pelemahan ekonomi dunia saat ini. Nah itulah dua pesan besar yang disampaikan presiden di dalam statement nasional tadi," kata dia.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...