Petani di Lampung Berbagi Teknik Menghasilkan Buah Berkualitas Bersama Tim Ewindo
jpnn.com, LAMPUNG - Lampung terus menunjukkan perannya sebagai salah satu sentra produksi semangka terpenting di Indonesia.
Berbekal kondisi agroklimat yang mendukung, semangka dari Lampung tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga menjadi pemasok utama bagi berbagai wilayah di Sumatera dan Pulau Jawa.
Keberhasilan Lampung sebagai sentra semangka tidak terlepas dari kemampuan petani dalam mengadopsi berbagai inovasi budidaya, termasuk penggunaan benih unggul yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus tantangan di lapangan.
Misno salah satu petani dari Desa Simpang Agung, Kabupaten Lampung Tengah berbagai pengetahuan mengenai manajemen budidaya, pemupukan, pengendalian penyakit, hingga teknik menghasilkan buah berkualitas diperolehnya melalui interaksi dan pembelajaran bersama tim dari PT East West Seed Indonesia (EWINDO) di lapangan.
“Dulu kami bertani lebih banyak berdasarkan pengalaman. Seiring waktu, kami belajar banyak dari tim EWINDO mengenai cara budidaya yang lebih tepat dan efisien. Pendampingan yang diberikan membantu kami memahami teknologi budidaya yang terus berkembang, mulai dari persiapan lahan, pemeliharaan tanaman, hingga penanganan hasil panen. Dengan penerapan teknologi yang lebih baik, hasil yang kami peroleh juga semakin meningkat,” ujar Misno.
Misno menambahkan penggunaan benih unggul semangka AMARA F1 menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan usaha taninya. Karakter buah yang besar, produktivitas tinggi, serta ketahanannya terhadap berbagai tantangan budidaya membuat varietas tersebut semakin dipercaya oleh petani di wilayahnya.
“AMARA F1 sudah menjadi bagian dari perjalanan usaha tani kami. Buahnya besar, hasilnya memuaskan, dan pasarnya juga bagus. Yang paling penting, kami tidak hanya mendapatkan benih, tetapi juga pendampingan yang membantu kami terus berkembang. Karena itu, sampai sekarang saya tetap percaya dan tumbuh bersama EWINDO,” katanya.
Semangka AMARA F1 mampu menghasilkan buah berukuran besar dengan potensi bobot mencapai 7 hingga 9 kilogram per buah. Dalam kondisi budidaya yang optimal, varietas ini memiliki potensi hasil sangat tinggi yaitu 33 hingga 39 ton per hektar.
EWINDO akan terus berkomitmen untuk menjadi sahabat petani yang paling baik melalui penyediaan benih unggul, pendampingan, serta inovasi kontribusi lebih.
- Badan Bank Tanah Jamin Ketersediaan Lahan untuk Reforma Agraria lewat Skema HPL
- Pupuk Indonesia Bekali Petani Wanita dan Cilik dengan Pemupukan Berimbang
- B50 Meluncur, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani
- Kementan Dorong Teknologi Biodiesel B100 Diadopsi Petani
- Seusai Kunjungan Kapolri, Kapolres Kampar Pastikan Distribusi Bantuan Pupuk Lancar Hingga ke Petani
- Rembuk Tani di Mamuju, Menko Zulhas: Sekarang Pupuk Lancar dan Mudah Mendapatkannya
JPNN.com




