Petani Korban Banjir Sumatra Bakal Dapat Gaji dari Pemerintah
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan negara akan menggaji petani melalui skema padat karya untuk memulihkan sawah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Amran menjelaskan, skema gaji yang diberikan kepada petani terdampak bencana untuk menjaga produksi pangan nasional.
"Melalui skema ini, petani tidak hanya memulihkan lahan pertanian, tetapi juga memperoleh pendapatan selama proses pemulihan berlangsung," kata Amran dikutip Sabtu (17/1).
Amran menegaskan sawah-sawah yang rusak di ketiga wilayah tersebut akan diperbaiki kembali dengan melibatkan langsung pemilik lahan.
Sawah yang rusak diperbaiki sendiri oleh pemiliknya, tetapi biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat.
"Jadi saudara para petani punya pendapatan, sementara benih dibantu gratis, pengolahan tanah, perbaikan irigasi semuanya dibantu pusat. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” tegasnya.
Menurut dia, konsep padat karya memastikan seluruh pemilik sawah terlibat aktif dalam proses rehabilitasi.
Mereka bekerja di lahannya sendiri dan mendapatkan penghasilan harian yang cukup untuk kebutuhan keluarga.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan negara akan menggaji petani memulihkan sawah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
- Pascabencana Sumatra, 98 Persen Masjid Telah Berfungsi
- Satgas Saber Pelanggaran Pangan 2026 Memperketat Pengawasan Menjelang Ramadan
- Tidak Ada Ampun buat Siapa pun yang Menaikkan Harga Daging
- Ketersediaan Pangan RI Diklaim Aman Hingga Idulfitri 2026
- UMB Kirimkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Agam Sumatera Barat
- Banjir Bandang Menerjang 2 Kecamatan di Jember, 1 Warga Hanyut
JPNN.com




