Piala Dunia 2026: Spanyol Masih Dihantui Kutukan Juara 2010
jpnn.com - Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan alarm bagi Timnas Spanyol.
Hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde bukan hanya membuat La Furia Roja kehilangan dua poin, tetapi juga mengingatkan publik pada catatan buruk mereka setelah menjadi kampiun Piala Dunia pada 2010.
Bertanding di Stadion Atlanta, Senin (15/6/2026) malam WIB, Spanyol sebenarnya tampil dominan sejak menit pertama.
Skuad asuhan Luis de la Fuente memegang 68 persen penguasaan bola dan melepaskan 28 percobaan ke gawang lawan.
Namun, Spanyol tak mampu menemukan celah untuk membobol pertahanan rapat Tanjung Verde. Laga pun berakhir dengan skor kacamata.
Hasil tersebut memperpanjang tren kurang meyakinkan La Furia Roja di ajang empat tahunan itu.
Sejak mengangkat trofi Piala Dunia pada 2010, Spanyol tak lagi tampil dominan di turnamen terbesar sepak bola tersebut.
Empat tahun setelah menjadi juara, Tim Matador justru tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014 setelah menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan.
Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan alarm bagi Timnas Spanyol. Apakah Tim Matador benar-benar belum bisa lepas dari kutukan?
- Messi Sudah Punya Firasat, Argentina Akan Tampil di Final Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
- Argentina Gusur Spanyol dari Ranking FIFA
- Lionel Messi: Rakyat Argentina Memang Tak Mau Kalah dari Inggris
- Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Pertama Sejak 1930
- Tak Banyak yang Sadar, Argentina Sedang Berhadapan dengan Kutukan Piala Dunia
- Saat Inggris Diserbu Argentina, Konsentrasi Pengawal Messi Porak-poranda, ya Sudahlah
JPNN.com




