Piala Dunia: Spanyol 2026 Lebih Mengerikan dari Generasi Emas 2010?

Piala Dunia: Spanyol 2026 Lebih Mengerikan dari Generasi Emas 2010?
Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Foto: X/SeFutbol.

Produktivitas dan Pertahanan Lebih Baik

Keunggulan Spanyol 2026 juga terlihat dari produktivitas lini depan. La Furia Roja mencetak 12 gol sepanjang turnamen, sedangkan generasi 2010 hanya mampu menghasilkan delapan gol.

Di sektor pertahanan, performa Spanyol 2026 juga lebih solid. Mereka hanya sekali kebobolan, yakni ketika menang 2-1 atas Belgia pada babak perempat final. Sebaliknya, tim juara dunia 2010 dua kali memungut bola dari gawangnya sendiri.

Menariknya lagi, kedua generasi memiliki kesamaan dalam urusan pencetak gol terbanyak. David Villa menjadi top skor Spanyol pada Piala Dunia 2010 dengan koleksi lima gol, sedangkan Mikel Oyarzabal mengulang pencapaian tersebut pada edisi 2026.

Format Berbeda, Perdebatan Tetap Menarik

Meski demikian, membandingkan kedua generasi itu tidak sepenuhnya mudah. Format Piala Dunia sudah mengalami perubahan cukup besar.

Pada edisi 2010, turnamen hanya diikuti 32 negara, sedangkan Piala Dunia 2026 melibatkan 48 peserta sehingga jumlah pertandingan yang harus dijalani setiap tim juga lebih banyak. Perbedaan format tersebut membuat statistik kedua era tidak bisa disejajarkan begitu saja.

Namun satu hal yang pasti, generasi Lamine Yamal berhasil mengembalikan Spanyol ke singgasana sepak bola dunia dan mulai membangun warisan baru setelah era emas yang dipimpin Casillas dan kawan-kawan.(del/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Spanyol kembali menjadi juara dunia pada 2026. Namun, benarkah generasi Lamine Yamal lebih hebat dibanding skuad legendaris juara Piala Dunia 2010?


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News