Pidato Ketua DPD Dinilai Tandai Arah Baru Representasi Kepentingan Daerah
Lucius juga menilai pidato Sultan memperlihatkan upaya DPD untuk memperluas fungsi representasi daerah melalui agenda legislasi, pengawasan, dan pengawalan kebijakan pemerintah di daerah. Dalam pidatonya, DPD menegaskan komitmen untuk memastikan agenda pembangunan nasional tidak hanya berhenti di tingkat pusat, tetapi terlaksana hingga provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, hingga wilayah terluar.
"Ke depan, tantangannya adalah bagaimana DPD memastikan gagasan-gagasan tersebut tidak berhenti menjadi narasi politik. Kalau aspirasi daerah bisa terus dikawal sampai menjadi kebijakan dan kemudian dirasakan masyarakat, di situlah peran strategis DPD akan semakin terlihat," katanya.
Lucius menambahkan, konsistensi DPD dalam mengawal agenda daerah dengan pendekatan yang kolaboratif dapat memperkuat legitimasi lembaga tersebut di mata publik.
"DPD akan semakin kuat kalau mampu menunjukkan bahwa representasi daerah bukan hanya soal berbicara atas nama daerah, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang membuat pembangunan lebih adil dan sesuai dengan kebutuhan daerah," ujar Lucius. (tan/jpnn)
Pengamat nilai pidato Sultan B. Najamudin buktikan DPD mulai sinergikan kepentingan daerah dengan agenda nasional.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- SDO GPI Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, dari Krisis Pendidikan Hingga Politik 2029
- Serukan Oposan Kuat, Anwar Abbas Sebut Demokrasi Tanpa Oposisi Hambar
- Waka DPD RI Yorrys Raweyai Dukung Percepatan DOB Papua Utara
- Jokowi Gabung PSI, Efriza: Prabowo tak Perlu Panik, tetapi Tetap Waspada
- Ketua DPD RI - Panglima Kopassus Bekerja Sama Realisasikan Program Karya Bakti Skala Besar di Bengkulu
- Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
JPNN.com




