Pimpinan Komisi X Minta Wacana Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru di PTN Dikaji Ulang
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah mengkaji ulang wacana pembatasan kuota mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN).
Legislator fraksi PKB itu mengaku tidak ingin langkah pembatasan malah menciptakan eksklusivitas baru di PTN.
"Kami memandang bahwa rencana pembatasan kuota mahasiswa baru di PTN sebagai langkah yang perlu dikaji ulang secara komprehensif. Pembatasan harus tetap mengedepankan daya tampung yang adil," kata Lalu melalui layanan pesan, Selasa (17/3).
Legislator Dapil II Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menyebutkan kebijakan terkait pembelajaran seharusnya berpijak pada prinsip pemerataan akses pendidikan tinggi bagi rakyat.
"Terutama, bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu dan daerah tertinggal," ujarnya.
Lalu melanjutkan wacana pembatasan kuota semata-mata bertujuan 'mengalihkan' mahasiswa baru ke perguruan tinggi swasta (PTS).
"Soal persaingan antara PTS dan PTN, pembatasan kuota PTN tidak boleh diliat semata-mata sebagai cara untuk 'mengalihkan' mahasiswa ke PTS," ujar dia.
Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menuturkan calon mahasiswa mempertimbangkan PTS bukan dibangun atas berkurangnya kuota PTN.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengaku tidak ingin langkah pembatasan malah menciptakan eksklusivitas baru di PTN.
- Soal Program Prabowo yang Diprotes Mahasiswa, JK Ogah Berkomentar
- Ketum DPP IMM Desak Presiden Prabowo Cabut Tanda Kehormatan Eks Kepala BGN dan Wakilnya
- Kecam Pemborosan APBN, Mahasiswa Sumsel Beri Kartu Merah untuk Prabowo
- Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong & Persatuan Nasional di Tengah Guncangan Global
- Bea Cukai dan Perguruan Tinggi Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda
- Imbas Aksi Demo Mahasiswa, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup
JPNN.com




