PNM Mekaar Bantu Perempuan Ultra Mikro Tumbuh dan Terbebas dari Rentenir
jpnn.com, JAKARTA - Perempuan prasejahtera didorong untuk memiliki akses pembiayaan yang lebih aman dan terarah melalui PNM Mekaar, sehingga tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang kerap memberatkan.
Kehadiran PNM Mekaar menjadi ruang bagi para ibu untuk perlahan terbebas dari jerat rentenir melalui pembiayaan, pendampingan, dan kebersamaan dalam kelompok.
Perempuan dalam ekosistem ultra mikro bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga penggerak utama ekonomi rumah tangga. Dari usaha kecil yang dikelola di dapur, teras rumah, hingga pasar-pasar lokal, lahir dampak yang lebih luas bagi pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan lingkungan sekitar.
Melalui PNM Mekaar, pemberdayaan diberikan tidak hanya dalam bentuk pembiayaan, tetapi juga melalui tiga modal utama, yaitu modal finansial berupa akses pembiayaan untuk mendukung keberlangsungan usaha, modal intelektual melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha, serta modal sosial yang tumbuh dari kebersamaan dan solidaritas dalam kelompok.
Melalui pendampingan berbasis kelompok, para ibu juga belajar mengelola usaha, membangun kepercayaan diri, serta saling mendukung satu sama lain.
Kepemimpinan informal para ketua kelompok menjadi salah satu kekuatan penting dalam proses transformasi tersebut. Di tengah kedekatan sosial antaranggota, ketua kelompok tidak hanya berperan mengoordinasikan pertemuan, tetapi juga menjadi penggerak semangat, tempat berbagi pengalaman, serta jembatan bagi anggota lain untuk terus bertumbuh.
Modal sosial yang terbentuk dari kebersamaan ini kemudian memperkuat resiliensi ekonomi perempuan, karena setiap anggota tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usahanya.
Salah satu kisah tersebut hadir dari Ibu Eko Purwanti, nasabah PNM Cabang Pati, yang mengembangkan usaha rengginang berbahan hasil olahan laut serta catering.
Kehadiran PNM Mekaar menjadi ruang bagi para ibu untuk perlahan terbebas dari jerat rentenir melalui pembiayaan, pendampingan, dan kebersamaan dalam kelompok.
- Nasabah Setia PNM Mekaar Ubah Modal Rp 2 Juta Jadi Omzet Rp 20 Juta per Hari
- Menjangkau Hutan Rimba Kanekes, PNM Salurkan Pembiayaan ke Tanah Baduy
- PNM Temani Nasabah Mekaar di Desa Sade Melewati Masa Sulit
- Tak Ingin Jamur Terbuang, Nasabah PNM Mekaar ini Bangun Usaha Hingga Pimpin Bank Sampah
- Tak Hanya Beri Modal Usaha, PNM Perhatikan Pendidikan Anak Nasabah
- PNM Bersama Media Berkolaborasi Membantu Korban Bencana di NTT dan NTB
JPNN.com




