Polda Jabar Bongkar Love Scam Jaringan Kamboja, Korban Rugi Rp 4,8 M

Polda Jabar Bongkar Love Scam Jaringan Kamboja, Korban Rugi Rp 4,8 M
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan (tengah) didampingi Direktur Ditressiber Kombes Fian Yunus (kiri) dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (27/7/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

ELDAT memanfaatkan rekening pribadi dan keluarga, serta memanipulasi data untuk mengonversi uang hasil penipuan menjadi aset kripto melalui aplikasi Binance. Pada kasus ini, korban berinisial S di Bandung mengalami kerugian fantastis mencapai Rp 4 miliar.

Fian menjelaskan bahwa sindikat ini sangat terorganisir. Mereka menggunakan wajah perempuan cantik (hasil manipulasi) untuk memancing korban (love scam). Aksi tersebut bertujuan untuk menarik para korban untuk turut serta melakukan investasi.

"Para pelaku tidak beroperasi di Indonesia, melainkan di Kamboja. Mereka menggunakan platform buatan sendiri seperti Sexbit dan platform yang meniru situs asli seperti Ozcrypto Exchange. Mereka membagi tugas, ada yang mencari member, menghubungi target, hingga mengelola rekening penampung," ujarnya. 

Menurutnya, data pribadi korban yang sudah masuk ke sindikat ini akan terus disalahgunakan. Oleh karenanya, dia mengimbau agar masyarakat lebih waspada menggunakan aplikasi-aplikasi love scam maupun investasi digital.

"Kejahatan ini tidak akan berhenti selama data pribadi korban masih dipegang pelaku. Mereka saling berbagi data untuk modus penipuan lainnya," ucap dia. 

Jawa Barat 'Juara' Utang Pinjol & Judol se-Indonesia 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan juga merilis data terkait paparan judi online dan pinjaman online (pinjol) di wilayah Jawa Barat. 

Berdasarkan data Juni 2024, Jawa Barat menempati peringkat pertama nasional dengan jumlah pemain judi online sebanyak 535.544 orang dan nilai transaksi mencapai Rp 3,8 triliun.

Polda Jabar membongkar sindikat love scam jaringan Kamboja yang menipu korban lewat investasi bodong hingga merugi Rp 4,8, miliar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News