Polda Metro Jaya Luncurkan Berlayar di Tengah Badai

Polda Metro Jaya Luncurkan Berlayar di Tengah Badai
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodi Purnomo Yogo saat memberikan keterangan kepada awak media di depan Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Kamis (23/9). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya meluncurkan buku berjudul Berlayar di Tengah Badai dalam rangka memperingati Hari ke-66 Lalu Lintas Korps Bhayangkara.

Buku tersebut menceritakan perjalanan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Ada 43 personel lantas Polda Metro Jaya yang meninggal lantaran ganasnya Covid-19 saat menjalankan tugas penyekatan arus lalu lintas mudik dan balik.

Mereka merupakan orang-orang yang berjuang di garis terdepan untuk memastikan masyarakat tak pulang, karena Covid-19 saat itu masih mengkhawatirkan.

"Kami meluncurkan buku Berlayar di Tengah Badai," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (23/9).

Pria kelahiran Sumatera Utara tersebut memberi gambaran isi buku itu.

Dia menjelaskan pelaksanaan penyekatan oleh personel Dirlantas PMJ dilakukan sejak Maret 2020.

Ditlantas melaksanakan check point, PSBB, PPKM, Crowd Free Night, pemeriksaan STRP, dan pemeriksaan swab antigen pemudik.

Memperingati hari lalu lintas Korps Bhayangkara ke-66, Polda Metro Jaya meluncurkan buku berjudul Berlayar di Tengah Badai