Polda Riau Peringatkan Bupati Siak Berhati-Hati, Ada Cukong di Balik Kerusuhan PT SSL
jpnn.com, PEKANBARU - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau Kombes Asep Darmawan mengingatkan Bupati Siak, Afni Zulkifli untuk berhati-hati dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Hal itu disampaikannya merespons penyelesaian konflik lahan yang berujung pada kerusuhan di kawasan konsesi PT Seraya Sumber Lestari (SSL), Desa Tumang, Kabupaten Siak.
Dalam pernyataannya, Asep menegaskan tidak semua pihak yang berada di dalam kawasan hutan tersebut benar-benar berjuang untuk hidup.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan profiling polisi, ditemukan adanya kelompok cukong yang memanfaatkan konflik lahan untuk kepentingan pribadi.
“Ada orang yang sekadar mencari nafkah di sana tetapi ada juga yang memperkaya diri sendiri. Ini yang harus dibedakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak,” tegas Asep, Senin (23/6).
Asep menegaskan area tersebut merupakan kawasan hutan yang secara legal telah diberikan izin pengelolaan kepada PT SSL oleh Kementerian Kehutanan, bukan untuk dijadikan kebun sawit.
Namun, ditemukan fakta bahwa ada oknum-oknum kaya yang menguasai lahan secara ilegal di dalamnya.
“Kami temukan ada yang punya 400 hektare kebun sawit. Bahkan ada bos berinisial A yang menguasai 300 hektare lebih, dan YC yang memiliki 184 hektare. Apa iya ini masyarakat yang butuh untuk makan?” ungkap Asep.
Dalam pernyataannya, Asep menegaskan bahwa tidak semua pihak yang berada di dalam kawasan hutan tersebut benar-benar berjuang untuk hidup.
- 7 Wilayah Riau Diprediksi Hujan Lebat dan Petir, BMKG Beri Peringatan
- Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Polres Bengkalis Sita 65 Kg Sabu-Sabu dari 3 Pelaku
- Purbaya Siapkan Skema SMI, Bupati Siak: Pusing Bayar Utang Malah Disuruh Berutang
- Polres Siak Amankan 2 Alat Berat di Lokasi Karhutla, Selidiki Pembuka Lahan
- Polda Riau Kerahkan Drone Canggih untuk Deteksi dan Padamkan Karhutla di Siak
- Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Kembali Normal
JPNN.com




